HMI MPO CAB Rohul Laksanakan Diskusi Santai

Rokan Hulu (Riau)membaca bangsa.co.id-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Orkanisasi (MPO)CAB.Rokan Hulu laksanakan Diskusi  Santai yang dilaksanakan sebagai wujud dari salah satu Program Kerja Bidang Kajian Strategis HMI MPO Cab.Rokan Hulu dengan Tema " Legalisasi miras,Untuk Apa dan Untuk Siapa" 

Diskusi yang berlangsung hangat  itu dihadiri oleh Rudi Cahyadi,S.H salah satu Hakim dari Pengadilan Negeri Pasirpengaraian sebagai pemateri atau narasumber. Dalam diskusi tersebut Rudi Cahyadi memberikan paparan mengenai latar belakang terjadinya legalisasi Perpres No.10 Tahun 2021 tersebut yang merupakan memang tidak jauh dari adanya pengaruh dari Para investor ( Pemilik Modal ) dalam hal ini investor miras dan Pemerintah demi memenuhi defisit yang dialami pemerintah kita. Ridho Harapan Bunda dipercaya  sebagai moderator diskusi Santai ini dengan peserta diikuti oleh Kader HMI MPO dan Kader Muda HMI MPO yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi baik dari UPP,STKIP,dan ISQI. Diskusi dilaksanakan  bertempat di Taman Hutan Kota Pasir Pengaraian Jumat,12 Maret 2021 jam 16.00 WIB.

"Jikalau memang langkah legalisasi ini merupakan langkah yang diambil oleh pemerintah untuk mengatasi defisit anggaran, maka langkah ini sangat tidak memperhatikan tingkat kemudharatan yang akan terjadi dan moral hazard yang ada pada masyarakat" tutur Ridho Harapan Bunda sebagai moderator diskusi santai tersebut. 

M.Madyan Haidar Sebagai Imam HMI MPO Cab.Rokan Hulu menyampaikan "kaderisasi dan perjungan, dua hal yang berkaitan dan bersinergi dalam merekontruksi kesadaran mahasiswa/i dizaman sekarang. Dengan adanya diskusi berdialektika dengan narasumber terpercaya diharapkan mampu meningkatkan kemampuan analitical thinking serta mengasah kemampuan mentality seorang kader insan ulil albab" tuturnya.
 
Kemudian tema yang diangkat memang sangat cocok untuk kita, supaya kita dapat membaca bagaimana keadaan pemerintah dalam mengambil keputusan atau kebijakan. 

Nurpathonah juga menyampaikan, " Indonesia adalah negara pluralisme, yang tidak hanya didiami oleh penduduk muslim namun kontradiksi dari kebijakan pelegalan investasi miras sendiri tidak hanya berasal dari kaca mata Islam, tetapi juga dari segi kesehatan dan bahkan dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai masalah sosial dan kriminalitas" tutur Nurpathonah Sebagai Kabid Kajian Strategis dan Taktis HMI MPO Cab.Rokan Hulu.

Diakhir diskusi, sebagai  narasumber pada diskusi ini, Rudi Cahyadi, SH kepada peserta memiliki harapan semoga  sebagai generasi milenial bisa segera rapatkan barisan, segera kuat dan mengambil peran utama dalam gerakan masyarakat sipil.( Edizulman)

Komentar Via Facebook :