Puluhan Pemuda Bersama LSM Bangun RLH Janda 4 Anak
Bengkalis - Puluhan pemuda Desa Muntai barat yang tergabung dalam Koperasi Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan yang dimotori oleh LSM Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan (IPMPL) serta beberapa orang tokoh masyarakat setempat 12/3/2021 bersemangat kan berat sama dipikul ringan sama di jinjing bergerak membangun kembali rumah RLH Ibu Sadariah Boru Siagian yang beberapa waktu lalu hangus terbakar.
Upaya perbaikan kembali rumah ibuk Sadariah Janda beranak 4 tersebut. Hasil dari pengumpulan dana sumbangan dari berbagai pihak, selanjutnya digunakan untuk membeli Zeng, kerangka baja, kayu bahan jadi, pasir semen, batu krikil dan sejumlah bahan lainnya yang diperkirakan menelan anggaran senilai Rp 19,500.000 juta rupiah.
"Dari total perolehan dana tersebut pengurus LSM IPMPL bersama pemuda-pemuda yang tergabung dalam Koperasi IPMPL memberikan sumbangan untuk pembelian bahan senilai kurang lebih Rp 14 juta rupiah termasuk biaya upah pemasangan atap Zeng oleh tukang,
Sementara sisanya diperoleh dari sumbangan berbagai pihak.
Menurut Komar selaku ketua cabang Koperasi Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan yang juga anggota LSM Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan saat ditanya Media ini, upaya yang mereka lakukan adalah merupakan sebuah tanggung jawab selaku sesama kita anak bangsa untuk saling bergandengan tangan membatu saudara kita yang ditimpa musibah seperti apa yang dialami oleh ibu Sadariah. Kita selaku masyarakat jika saling bergandengan tangan peduli dengan persoalan-persoalan seperti musibah yang dialami ibu Sadariah, saya yakin tanpa menunggu bantuan pemerintah pun persoalan se umpama itu insyallah akan bisa teratasi,"ujar nya.
Pantauan langsung tim Media ini ke lapangan, pembangunan kembali Rumah Layak Huni (RLH) ibu Sadariah pasca terbakar beberapa waktu lalu, kelihatan sekali semangat puluhan pemuda binaan Lembaga Swadaya Masyarakat Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan bergerak berbagi tugas untuk bagaimana rumah ibu Sadariah segera selesai dibangun. Selaku pihak yang dituakan dalam memimpin pekerjaan atau selaku kepala tukang dikenal bernama Pak M. Khaidir, pak Iskandar, Ramli dan sejumlah tokoh masyarakat setempat lainya.
Puluhan pemuda membangun kembali rumah Ibuk Sadariah tersebut, juga merupakan kalangan Pemuda-pemuda yang sama melaksanakan upaya pembendungan pulau Bengkalis dari abrasi pantai menggunakan batu pemecah gelombang ke Arifan lokal dengan dana swadaya.
"Semangat yang ditunjukan oleh Pemuda-pemuda Desa Muntai barat ini. Semoga ia nya bisa menjadi inspirasi untuk pemuda lndonesia lainya, agar saling bergandengan tangan menjaga, merawat dan membangun NKRI kita tercinta ini dengan sangat gotong royong. Jika semangat gotong royong peninggalan dari Datuk-datuk, mbah-mbah kita terdahulu yang telah terbukti keberhasilanya mendirikan sebuah Negara di hidup kembali dalam jiwa-jiwa pemuda pemudi kita, saya yakin kita bangsa Indonesia akan bangkit dari ketertinggalan menjadi bangsa yang besar dari bangsa lain" tutur Solihin ketua LSM IPMPL saat diminta tanggapannya terhadap kerberhasilannya membangkit semangat pemuda-pemuda yang dimutivasinya.(Red)


Komentar Via Facebook :