Hancur Lebur Jalan Poros Desa Mekar Limau Manis dan Desa Bukit Subur

Merangin membaca angsa.co.id Jalan poros Desa Mekar Limau Manis dan Desa bukit subur hancur, kita ketahui Akses jalan merupakan salah satu prasarana utama yang dibutuhkan masyarakat untuk melakukan aktivitas. Salah satunya adalah Jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Merangin ke Kabupaten Tebo, jambi, tepatnya di Desa Mekar Limau Manis, Kecamatan Tabir Ilir Kab. Merangin dan Desa Bukit subur kecamatan Tabir Timur Merangin  jambi, yang sekarang dalam keadaan rusak parah.

Jalan tersebut telah rusak parah karena beberapa bulan ini diguyur hujan terus menerus, dan ini  menjadi masalah serius bagi para pengendara roda dua dan roda empat, dan ini perlu mendapat penanganan cepat. Jalan ini merupakan satu-satunya jalan pintas penghubung antar kabupaten, kalau tidak segera dilakukan penanganan akan menghambat perjalanan masyarakat maupun pendistribusian bapok.

Berdasarkan pantauan media ini dilapangan, terlihat volume kendaraan yang melewati jalan ini cukup banyak. Sering kali terjadi Kemacetan kendaraan yang bermuatan buah sawit dan lain sebagainya dan kendaraan yang hendak ke Kabupaten Tebo jambi maupun ke arah Kabupaten Merangin.

Rusaknya jalan persis di Desa Mekar Limau Manis, Kecamatan Tabir Ilir Kab. Merangin, dan Desa Bukit subur ini  membuat pengguna jalan tidak merasa nyaman.

Masyarakat setempat sudah mengajukan permintaan kepada pihak PT dan pemerintah untuk memperbaiki jalann tersebut, namun sayangnya, hal ini masih belum mendapatkan tanggapan dan perbaikan, sehingga hal ini membuat warga setempat merasa kecewa berat.

Dan tentu ada kerugian yang sangat penting yang harus di terima ketika harus setiap saat melewati jalanan tersebut, yaitu perjalanan terhambat, menjadi lambat sampai ke tujuan dan onderdeal di kendaraan pun akan mudah rusak.

Bahkan ada juga kendaraan yang terbalik, karena terperosok masuk ke dalam lubang. Kerugian ini akan terus di rasakan selama jalan yang di lewati ini masih rusak.

Beda halnya saat cuaca panas, jalanan ini akan mengeras, dan masih mudah untuk dilalui, namun jika musim hujan seperti saat sekarang ini, membuat jalan tersebut semakin tak berbentuk. Banyak kolam-kolam seakan-akan menjadi ranjau buat si pengendara. Pengendara harus pintar-pintar memilih dan memilah dalam melewati jalan tersebut, kalau tidak maka akan terjebak.
Sampai kapan jalan ini akan mudah untuk dilewati? Hendaknya masalah ini bisa dilakukan lebih cepat, agar masyarakat tidak terus mengalami kerugian saat menerobos jalan ini,” demikian ucap salah satu warga yang sedang memperbaiki jalan tersebut. ( Bisroh )

Komentar Via Facebook :