Menjaga Harapan Lewat Kata: Pesan Ardiansyah di Hari Pers Nasional 2026
Bengkalis - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum reflektif bagi insan pers di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Bengkalis. Di tengah derasnya arus informasi, pers dituntut tetap berdiri tegak menjaga kepercayaan publik melalui karya jurnalistik yang akurat dan beretika.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, turut menyampaikan ucapan selamat HPN 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) ke-6. Ia menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis, bukan sekadar sebagai penyampai kabar, tetapi juga penjaga harapan masyarakat.
Menurut Ardiansyah, kehadiran pers yang profesional menjadi fondasi penting dalam kehidupan demokrasi. Informasi yang disajikan secara jujur dan berimbang mampu membentuk opini publik yang sehat serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap berbagai institusi.
“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Pers bukan sekadar menyampaikan kabar, tapi juga menjaga harapan publik. Teruslah menjaga akurasi, etika, dan keberpihakan pada kepentingan publik,” ujar Ardiansyah, Senin (9/2/2026).
Ia menilai, di tengah tantangan disrupsi digital dan maraknya informasi yang belum terverifikasi, jurnalisme yang berpegang pada nilai etik menjadi semakin relevan. Pers dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dan bertanggung jawab.
Pada kesempatan yang sama, Ardiansyah memberikan apresiasi khusus kepada JMSI yang telah memasuki usia enam tahun. Menurutnya, JMSI konsisten menghadirkan ruang informasi yang sehat dan turut menjaga kualitas pemberitaan di media siber.
“Selamat HUT JMSI ke-6. Semoga JMSI semakin sukses dan berjaya di masa yang akan datang. Di balik layar, insan pers terus bekerja demi terangnya informasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, peran media siber yang tergabung dalam JMSI sangat penting dalam mengedukasi masyarakat, terutama dalam menyajikan isu-isu pembangunan daerah secara objektif dan berimbang.
Ardiansyah juga berharap, momentum HPN dan HUT JMSI ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers. Kolaborasi yang sehat dinilai mampu mendorong transparansi sekaligus mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, pers dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan kebaikan bagi publik melalui komunikasi yang jujur dan bertanggung jawab. Pers menjadi mitra strategis dalam menyampaikan program, kebijakan, serta aspirasi masyarakat.
Menutup pesannya, Ardiansyah mengajak seluruh insan pers untuk terus menulis dengan nurani, menjaga martabat profesi, dan tetap berpihak pada kepentingan publik. “Jurnalisme harus tetap hidup, bermartabat, dan menjadi cahaya bagi masyarakat,” pungkasnya.(ep.er)



Komentar Via Facebook :