Isu Miring Pemberitaan Yang Beredar, Adanya Keluarga Napi Lapas Bagan siapi-api Sebut Bebas Mengunak

 

Kupaskabar.com, Bagansiapiapi - Terkait pemberitaan di yang beredar pada media online yang menyebutkan salah seorang keluarga narapidana Lapas Bagansiapiapi Kabupaten Rohil merasa resah dengan kondisi dan aktifitas dengan dugaan pungutan liar yang berlangsung di tempat warga binaan menurut keterangan dari Polsuspas (Polisi Khusus Lapas) yang bertugas menjaga warga binaan sampai saat ini belum ditemukan kasus dugaan tersebut, (Minggu 21/11/2021) 

"Jika ada temuan dugaan didalam Lapas Bagansiapiapi para napi dapat menggunakan ponsel secara bebas. dengan membayar setoran Rp 350.000 setiap bulannya kepada oknum petugas lapas sebagaimana yang telah dibeberkan salah seorang keluarga napi tersebut akan kita cek dan periksa semua kamar warga binaan. "Ungkapnya.

Dikatakan, "Selain itu ada juga yang mengeluhkan mahalnya biaya untuk membeli makanan dikantin yang berada dalam lapas menurut penjaga kantin tidak pernah memainkan harga ketika ada Tm Pemeriksa dari Kanwil turun dan petugas lapas tidak memaksa harus makan nasi kantin tersebut karena warga binaa sudah disediakan nasi dan lauk pauk yang dianggarkan oleh negara.

"Lapas Bagansiapiapi saat ini menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Setiap kegiatan yang menyalahi aturan akan diberi tindakan secara tegas. 


Setiap warga binaanyang ingin membuat pengaduan pelanggaran yang terjadi di dalam lapas kelas A Bagansiapiapi segera membuat laporan ke Kanwil Menkumham Provinsi Riau beserta kelengkapan alat bukti yang objektif sesuai fakta disertai data, pelapor/nara sumber dilindungi. "Tambahya.


"Jika memang ada temuan Tim Pengawas dari Kanwil Menkumham Riau akan segera menindak lanjuti laporan tersebut seperti yang sudah beredarnya pemberitaan pada medua online bahwa dibeberkannya dugaan ada permainan oknum petugas lapas memberi fasilitas komunikasi seperti handphone dengan membayar jasa dan harga makanan pada warung kantin dalam lapas relatif  mahal. "Terangnya.**Ikang Fauzi.

Komentar Via Facebook :